Taubat Nasuha
Ketika niat hati terasa mustahil ditepati
Hari-hari pun dilalui kosong tanpa arti
Dunia berbondong-bondong memasuki ruas hati
Memonopoli sukma yang tak berdaya seakan mati
Iya...
Aku telah mati sebelum malaikat maut bertamu
Sebelum napas yang dititipkan kembali bagai debu
Bahkan sebelum cakrawala runtuh di jantung sendu
Dan mentari tak lagi khidmat di garis ufuk
Menikam kalbu
Entah bekal apa yang akan ditimbang di Yaumul Miizan
Jikalau ibadah yang diwajibkan enggan terlaksanakan
Bahkan panggilannya lima kali sehari pun terabaikan
Hingga ukhrawi tempatku dikembalikan terlalaikan
Taaba-yatuubu taubah
Taubat kuazamkan bukti hujah
Sari'a-yasro'u sur’ah
Segera menuju Sang Pemurah
Rasa takutku begitu dahsyat terhadap neraka
Tapi aku tak pantas menantikan nirwana
Semoga hatiku sigap jujur dalam niatnya
Untuk berubah menggapai taubat nasuha
Penulis : Ramdani

Comments
Post a Comment