Minoritas Muslim di Negeri Gingseng


Minoritas Muslim di Korea Selatan, yang dikenal sebagai "Negeri Ginseng" karena kaya akan mineral dan sumber daya alam. Meskipun Islam hanya agama minoritas di Korea Selatan, namun komunitas Muslim di negara ini telah berkembang dan memiliki peran penting dalam budaya dan politik Korea.

Pada awalnya, Islam di Korea Selatan datang melalui jalur perdagangan pada abad ke-9 Masehi. Namun, kerajaan Korea pada abad ke-14 Masehi memberlakukan politik isolasi dan mewajibkan seluruh rakyatnya memeluk agama Konghucu, sehingga hubungan Islam dan Korea menjadi terputus. Hingga era modern, Islam di Korea Selatan berkembang melalui kontribusi tentara Turki dalam Perang Korea. Semenjak itu, Islam perlahan membangun pondasi pusat kegiatan dan organisasi pegerakan Islam.

Korea Muslim Federation (KMF) adalah organisasi yang berperan penting dalam pengembangan Islam di Korea Selatan. KMF didirikan pada tahun 1990 dan telah menjadi organisasi yang diakui oleh pemerintah Korea. KMF memiliki misi "berusaha mengubah citra Islam dari kekerasan untuk damai" dan telah melakukan dakwah dengan cara modern, intens, dan damai melalui pendidikan, media massa, internet, budaya, penerjemahan, dan publikasi buku-buku Islam ke dalam bahasa Korea.

Dalam berdakwah, KMF memiliki struktur kepengurusan yang terdiri dari Advisory Committee, Korea Muslim Association, Korea Institute of Islamic Culture, Princes Sultan Islamic School, Halal Committe, Haji Committe, dan Syariah Committe. KMF juga memiliki hubungan baik dengan pemerintah Korea dan dapat membantu proses diplomasi dengan negara-negara Muslim penghasil minyak dan gas.

Meskipun Islam agama baru dan minoritas di Korea Selatan, namun memiliki posisi terhormat dan strategis. Kehadiran minoritas Muslim di Korea Selatan dapat diterima karena bermanfaat bagi ekonomi perminyakan, perdagangan, dan bisnis halal dan ekonomi syariah warga non-Muslim Korea. Para diplomat Muslim anggota KMF memiliki hubungan baik dengan pemerintah Korea dan dapat membantu proses diplomasi dengan negara-negara Muslim penghasil minyak dan gas.

meskipun Islam minoritas di Korea Selatan, namun telah berkembang dan memiliki peran penting dalam budaya dan politik Korea. KMF telah berperan penting dalam pengembangan Islam di Korea Selatan dan telah menjadi organisasi yang diakui oleh pemerintah Korea.


Penulis : Widia Herlina 

Comments

Popular posts from this blog

Batasan Ayah dan Anak Perempuannya Menurut Islam

Mengenal Tuhan, Kita dan Do’a | Sebuah Revie Buku Seni Merayu Tuhan

Taubat Nasuha